Jejak Sejarah: Dari 2 Desember 1950 hingga 2025
Kabupaten Hulu Sungai Selatan resmi dibentuk pada 2 Desember 1950 ketika dilantiknya Bupati dan jajaran DPRD pertama sebagai daerah tingkat II.
Sejak itu — setelah keputusan formal dari DPRD pada 26 Maret 1987 — tanggal tersebut dijadikan momen tahunan peringatan Hari Jadi HSS.
Tahun 2025 menandai usia ke-75 Kabupaten Hulu Sungai Selatan — tonggak penting yang menjadi momentum refleksi atas perjalanan, capaian, serta harapan bagi masa depan kabupaten.
Puncak Perayaan: Meriah, Khidmat, dan Bermakna
Puncak acara Hari Jadi ke-75 digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan — pusat pemerintahan Kabupaten HSS.
Acara dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel dan Pemkab HSS, serta seluruh unsur masyarakat dan perangkat daerah — menandakan kebersamaan seluruh elemen dalam merayakan hari istimewa ini.
Dalam suasana haru dan bangga, juga dilaksanakan ziarah ke makam para mantan bupati dan sekretaris daerah sebagai tanda penghormatan dan refleksi atas jasa pendahulu.
Tema dan Semangat: “Banua Rakat Maju, Semangat Kada Landu”
Perayaan kali ini mengusung tema “Banua Rakat Maju, Semangat Kada Landu” — yang mencerminkan tekad bersama untuk mendorong kemajuan daerah serta menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat HSS.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan HSS, sekaligus berharap agar HSS terus berkembang, pelayanan publik makin baik, dan masyarakat semakin sejahtera.
Capaian & Prestasi Terkini Sebagai Bukti Kemajuan
Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor memaparkan sejumlah keberhasilan Pemkab HSS, di antaranya:
- Meraih predikat AA (memuaskan) dalam Indeks Reformasi Birokrasi — tertinggi di Kalimantan, dan salah satu terbaik di Indonesia.
- Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) memperoleh predikat A dengan nilai 84,07 — menjadikan HSS satu-satunya kabupaten di Kalsel dengan predikat tersebut, dan termasuk lima kabupaten di Indonesia yang meraih A.
- Penghargaan tingkat pelayanan publik, indeks keamanan informasi, serta pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali berturut-turut.
Capaian tersebut menguatkan bahwa HSS tidak hanya “usia tua”, tapi terus berbenah dan berkembang — dari birokrasi, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan.
Refleksi dan Harapan ke Depan
Peringatan Hari Jadi ke-75 bukan sekadar merayakan waktu, melainkan momentum untuk merefleksikan sejarah, menghormati jasa pendahulu, dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan HSS yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Melalui semangat “Banua Rakat Maju, Semangat Kada Landu”, seluruh pemangku kepentingan — pemerintah, masyarakat, dan stakeholder — diajak untuk terus bersinergi, menjaga persatuan, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan dan ketahanan daerah.



