Tugas dan Fungsi

URAIAN TUGAS UNSUR-UNSUR ORGANISASI

BADAN PENGGULANGAN BENCANA DAERAH

Bagian Pertama

Badan Penggulangan Bencana Daerah

Pasal 2

(1) Badan Penanggulangan Bencana Daerah mempunyai tugas :

  1. menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi. serta rekonstruksi secara adil dan merata ;
  2. menetapkan standarisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan ;
  3. menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana ;
  4. menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanggulangan bencana ;
  5. melaksanakan penyelenggaraan penanggulangan bencana ;
  6. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Gubernur sebulan sekali dalam keadaan normal dan setiap saat dalam keadaan darurat bencana ;
  7. mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang dan barang ;
  8. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari anggaran pendapatan dan belanja daerah ; dan
  9. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi serta rekonstruksi akibat bencana secara adil dan merata ;
  2. merumuskan, menetapkan kebijakan operasional, standarisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana ;
  3. merumuskan dan menetapkan kebijakan perencanaan penanggulangan bencana;
  4. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional penyusunan, penetapan dan pengembangan infomasi peta rawan bencana ;
  5. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasonal pengembangan informasi daerah rawan bencana ;
  6. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional dan prosedur tetap penanggulangan bencana ;
  7. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional penyelenggaraan penanggulangan bencana ;
  8. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional pengendalian pengumpulan dan penyaluran uang dan barang ;
  9. menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah ;
  10. menyampaikan laporan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Gubernur setiap bulan sekali dan setiap saatdalam keadaan darurat bencana;
  11. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai bidang tugas.

(3) Unsur-unsur organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah adalah :

  1. Pengarah Penanggulangan Bencana; dan
  2. Pelaksana Penanggulangan Bencana.

Bagian Kedua

Pengarah Penanggulangan Bencana

Pasal 3

(1) Pengarah Penanggulangan Bencana mempunyai tugas menyusun konsep pelaksanaan kebijakan penanggulangan bencana daerah, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menganalisa dan mengembangkaninformasi potensi bencana daerah ;
  2. menganalisa dan mengembangkan informasi peristiwa bencana daerah ;
  3. menganalisa dan mengembangkaninformasi potensi penanggulangan bencana daerah ;
  4. menghimpun dan menginventarisasikan kebijakan penanganan dan penanggulangan bencana daerah ;
  5. merumuskan dan menyusun konsep pengembangan dan pemanfaatan teknologi penanganan dan penanggulangan bencana daerah ;
  6. merumuskan dan menyusun konseppengaturan teknologi yang berpotensi sebagai sumber ancaman atau bencana daerah ;
  7. merumuskan dan menyusun konsep kerjasama penanganan dan penggulangan bencana daerah ;
  8. memantau dan mengevaluasi efektivitas kegiatan penanganan dan penanggulangan bencana daerah ;
  9. memantau dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kebijakan penanganan dan penanggulangan bencana daerah ; dan
  10. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Bagian Ketiga

Pelaksana Penanggulangan Bencana

Paragraf 1

Pelaksana Penanggulangan Bencana

Pasal 4

(1) Pelaksana Penanggulangan Bencana mempunyai tugas melaksanakan penanggulangan bencana secara terintegrasi yang meliputi prabencana, saat tanggap darurat dan pascabencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. melaksanakan koordinasi dan komando penyelenggaraan penanganan dan penanggulangan bencana ;
  2. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan programpencegahan bencana;
  3. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program pengenalan dan pengkajian potensi ancaman bencana ;
  4. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program analisis dan pengurangan resiko bencana;
  5. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program pemaduan penanggulangan bencana dalam perencanaan pembangunan daerah ;
  6. mengoordinaskan perumusan kebijakan dan program kesiapsiagaan penggulangan bencana;
  7. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program pengembangan peringatan dini dalam penanggulangan bencana ;
  8. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program pengembangan mitigasi dalam penanggulangan bencana;
  9. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program penanganan tanggap darurat ;
  10. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program analisis dampak kerusakanbencana ;
  11. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan program rehabilitasi dampak kerusakan bencana;
  12. mengoordinasikan perumusan kebijakan dan programrekonstruksi dampak kerusakan bencana;
  13. mengoordinasikanpenyelenggaraan tugas-tugas kesekretariatan ; dan
  14. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

(3) Unsur-unsur organisasi Pelaksana Penanggulangan Bencana terdiri dari :

  1. Sekretariat ;
  2. Bidang Pencegahan dan Kesiagaan;
  3. BidangTanggap Darurat ;
  4. BidangRehabilitasi dan Rekonstruksi ;
  5. Satuan Tugas ; dan
  6. Kelompok Jabatan Fungsional.

Paragraf 2

Sekretariat

Pasal 5

(1) Sekretariat mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan penyusunan program, pengelolaan penatausahaan keuangan, ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan serta administrasi kepegawaian.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyusun program,membina, mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisisdan penyajian data bencana ;
  2. menyusun program, membina, mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan serta pelaporan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ;
  3. menyusun program, membina, mengatur, memantau dan mengevaluasipelaksanaan penyusunan rencana anggaran ;
  4. menyusun program, membina, mengatur dan mengevaluasipenatausahaan keuangan danpenyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan ;
  5. menyusun program, membina, mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan urusan ketatausahaan ;
  6. menyusun program, membina, mengatur dan mengevaluasi pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan ;
  7. menyusun program, membina, mengatur dan mengevaluasi pengelolaan hubungan masyarakat dan keprotokolan ;
  8. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasiefektivitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian ; dan
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pelaksana sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.

(4) Unsur-unsur organisasi Sekretariat adalah :

  1. Sub Bagian Program ;
  2. Sub Bagian Keuangan ; dan
  3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

Pasal 6

(1) Sub Bagian Program mempunyai tugas melaksanakanpengumpulan, pengolahan dan penyajian data, penyusunan program dan rencana kegiatan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaiberikut:

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penyusunan program, perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan ;
  2. mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data bencana;
  3. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan programdan rencana kegiatan ;
  4. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyusunan program dan rencana terintegrasi ;
  5. menyiapkan bahan dan melaksanakanpemantauan dan evaluasi program dan rencana kegiatan ;
  6. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyusunan bahan Musyawarah Perencanaan Pembangunan dan Dokumen Perencanaan ;
  7. menyiapkan bahan dan menyusun dokumen-dokumen Rencana Stratejik Badan Penanggulangan Bencana Daerah ;
  8. menyiapkan bahan dan menyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur/Laporan Penyelenggaraan Daerah Tahunan dan Lima Tahunan, Laporan Akuntabilitas Kinerja dan Laporan Tahunan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ;
  9. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerja pelaksanaan tugas penyusunan program dan rencana, evaluasi dan pelaporan ;dan
  10. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.

Pasal 7

(1) Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyusun rencana anggaran dan mengelola administrasi keuangan serta menyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan anggaran dan pengelolaan penataausahaankeuangan ;
  2. menyiapkan bahan penyusunan rencana anggaran belanja tidak langsung, anggaran belanja langsung, rencana penerimaan dan pendapatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
  3. melaksanakan kerjasama penyusunan rencana anggaran dan rencana pendapatan dan penerimaan ;
  4. menyiapkanbahan penyusunan dan pengesahan dokumen anggaran;
  5. menyiapkan bahan dan mengelola penatausahaankeuangan ;
  6. menyiapkan bahan dan melaksanakanevaluasi realisasi anggaran ;
  7. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran ;
  8. menyiapkanbahan dan mengusulkan pejabat pengelolakeuangan ;
  9. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerjapenyusunan rencana anggaran, penatausahaan keuangan dan laporan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran ; dan
  10. melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.

Pasal 8

(1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, rumah tangga, peralatan, perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan serta mengelola administrasi kepegawaian.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengelolaan urusan ketatausahaan, rumah tangga, peralatan dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan, organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian ;
  2. mengelola urusan surat menyurat, pengetikan, penggandaan, pencetakandan ekspedisi ;
  3. melaksanakan kegiatan penyimpanan, pemilahan, pemindahan dan penjadwalan retensi serta pemusnahan arsip ;
  4. melaksanakan pelayanan administrasi perjalanan dinas ;
  5. melaksanakan pengaturan tata ruang kantor, penerangan, penyediaan air bersih, pengawasan keamanan dan kebersihan lingkungan kantor serta mengatur perparkiran ;
  6. menyiapkanbahan dan menyusun RKBU dan RTBU sesuai kebutuhan ;
  7. melaksanakan kegiatan pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, distribusi, inventarisasi dan penghapusan barang-barang inventaris ;
  8. melaksanakan kegiatan hubungan masyarakatdan keprotokolan ;
  9. menyiapkan pelayanan akomodasi tamu kedinasan ;
  10. menyiapkan bahan analisis dan melaksanakan evaluasi efektivitas organisasi dan ketatalaksanaan ;
  11. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan pegawai berdasarkanbezetting formatie ;
  12. menyiapkan bahan dan memproses mutasi kepegawaian meliputimutasi jabatan, mutasi kepangkatan, mutasi gaji dan pemberhentian pegawai ;
  13. menyiapkan bahan pembinaan pegawai meliputi pembinaan kedisiplinan, pengawasan melekat,peningkatan kesejahteraan, pendidikan dan pelatihan, pemberian penghargaan dan sanksi kepegawaian ;
  14. menyiapkan bahan dan menyusun Daftar Urut Kepangkatan, dan mengelola dokumentasi / berkas kepegawaian, serta mengolah data dan menyajikan informasi kepegawaian ;
  15. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi kinerja individual kepegawaian dan pembinaan jiwa korps dan kode etik kepegawaian ;
  16. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerja pelaksanaan tugas pengelolaan urusan ketatausahaan, rumah tangga, perlengkapan dan administrasi kepegawaian ; dan
  17. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai bidang tugasdan tanggungjawabnya.

Paragraf 3

Bidang Pencegahan dan Kesiagaan

Pasal 9

(1) Bidang Pencegahan dan Kesiagaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pencegahan pada situasi tidak terjadi bencana dan kesiapsiagaan dalam situasi terdapat ancaman bencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyusunan rencana penanggulangan bencana ;
  2. menyusunan program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pengurangan risiko bencana ;
  3. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pencegahan bencana ;
  4. menyusun program,mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penetapan standar teknis penanggulangan bencana ;
  5. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kesiapsiagaan terhadap potensi bencana ;
  6. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan peringatan dini terjadinya bencana ;
  7. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan mitigasi bencana ; dan
  8. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pelaksana sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

(3) Unsur-unsur organisasi Bidang Pencegahan dan Kesiagaan adalah:

  1. Sub Bidang Pencegahan ;dan
  2. Sub Bidang Kesiagaan.

Pasal 10

(1) Sub Bidang Pencegahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan menyusun rencana penanggulangan bencana, memfasilitasi upaya pengurangan risiko bencana, analisis risiko bencana, penegakan tata ruang dan penerapan persyaratan standar teknis penanggulangan bencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pencegahan bencana ;
  2. menyiapkan bahan koordinasi, pembinaan dan pengendalian pencegahan bencana ;
  3. menghimpun, mengolah dan menyajikandata potensi ancaman dan risiko bencana ;
  4. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan rencana penanggulangan bencana;
  5. menyiapkan bahan dan menyusun rencana penanggulangan bencana ;
  6. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis inventarisasi dan pengurangan resiko terjadinya bencana daerah;
  7. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi dan fasilitasi upaya pengurangan resiko bencana ;
  8. menyiapkan bahan dan melaksanakan analisis risiko bencana ;
  9. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pemantauan dan penegakan rencana tata ruang ;
  10. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pemantauan dan penegakan rencana tata ruang ;
  11. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penetapan dan penerapan standar teknis penanggulangan bencana ;
  12. menyiapkan bahan dan menyusun rencana persyaratan standar teknis penanggulangan bencana ;
  13. menyiapkan bahan dan memantau penerapan persyaratan standar teknis penanggulangan bencana ;
  14. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatandan menyusun laporan kinerja pelaksanaan tugas penyusunan rencana penanggulangan bencana, fasilitasi upaya pengurangan risiko bencana, analisis risiko bencana, penegakan tata ruang dan penerapan persyaratan standar teknis penanggulangan bencana ; dan
  15. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiagaan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 11

(1) Sub Bidang Kesiapsiagaan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana, pengembangan dan penerapan peringatan dini dan menyelenggarakan kegiatan mitigasi bencana serta bimbingan teknis penanggulangan bencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan kesiapsiagaan terhadap ancamanbencana ;
  2. menyiapkan bahan koordinasi, pembinaan dan pengembangan kesiapsiagaan atasbencana ;
  3. menghimpun, mengolah dan menyajikandata kesiapsiagaan atas ancaman bencana ;
  4. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan bencana;
  5. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penerapan uji coba rencana penanggulangan kedaruratan bencana ;
  6. menyiapkan bahan, menyusun dan menerapkan uji coba rencana penanggulangan kedaruratan bencana ;
  7. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknispengorganisasian, pemasangan dan pengujian sistem peringatan dini terhadap ancaman bencana ;
  8. menyiapkan bahan dan melaksanakan bimbingan teknis pengorganisasian, pemasangan dan pengujian sistem peringatan dini terhadap ancaman bencana ;
  9. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis inventarisasi dan analisis penyediaan dan penyiapan barang pasokan pemenuhan kebutuhan dasar ;
  10. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyediaan dan penyiapan barang pasokan kebutuhan dasar ;
  11. menyiapkan bahan dan melaksanakan bimbingan teknis pengorganisasian, penyuluhan dan gladi tentang mekanisme tanggap darurat ;
  12. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyediaan dan penyiapan bahan, barang dan peralatan untuk pemenuhan pemulihan prasarana dan sarana ;
  13. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pemantauan dan pelaksanaan penataan ruang ;
  14. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pengaturan pembangunan, pembangunan infrastruktur dan tata bangunan ;
  15. menyiapkan bahan, melaksanakan bimbingan teknis dan kerjasama pendidikan, pelatihan dan penyuluhan mitigasi bencana ;
  16. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerja kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana, pengembangan dan penerapan peringatan dini dan penyelenggaraan kegiatan mitigasi bencana ; dan
  17. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Paragraf 4

Bidang Kedaruratan dan Logistik

Pasal 12

(1) Bidang Kedaruratan dan Logistik mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan, pengkajian, penentuan wilayah bencana, status keadaan darurat dan fasilitasi penyelenggaraan penanggulangan bencana, perlindungan, bantuan kebutuhan dasar dan logistik pada saat tanggap darurat.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyusunan program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pengkajian terhadap lokasi, kerusakan dan kerugian terjadinya bencana ;
  2. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penentuan status keadaan darurat bencana ;
  3. menyusun program,mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penetapan standar teknis penanggulangan bencana ;
  4. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana ;
  5. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terkena bencana ;
  6. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan perlindungan kelompok rentan ;
  7. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemberian bantuan kebutuhan dasar dan logistik ; dan
  8. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pelaksana sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

(3) Unsur-unsur organisasi Bidang Kedaruratan dan Logistik adalah :

  1. Sub BidangKedaruratan ; dan
  2. Sub Bidang Logistik.

Pasal 13

(1) Sub Bidang Kedaruratan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kajian keadaan darurat, memfasilitasipengerahan sumber daya untuk menyelamatkan dan mengevakuasi korban bencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penanganan kedaruratan;
  2. mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data kedaruratan ;
  3. menyiapkan bahandan menyusun petunjuk teknis pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi bencana dan kerusakan ;
  4. menyiapkan dan melaksanakan pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasibencana ;
  5. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi dan identifikasi cakupan lokasi bencana ;
  6. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi dan identifikasi jumlah korban bencana ;
  7. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi, identifikasi dan analisis gangguan pelayanan umum dan pemerintahan ;
  8. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi dan identifikasi sumberdaya alam maupun buatan ;
  9. menyiapkan bahan dan merumuskan petunjuk teknis penetapan status keadaan darurat bencana ;
  10. menyiapkan bahan penetapan status keadaan darurat bencana ;
  11. menyiapkan bahan dan merumuskan petunjuk teknis penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban bencana ;
  12. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban bencana ;
  13. menyiapkan bahan dan melaksanakan fasilitasi pengerahan sumberdaya dalam penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban bencana ;
  14. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerja pengkajian keadaan darurat,fasilitasi pengerahan sumberdaya dalam penyelamatan dan evakuasi korban bencana ; dan
  15. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 14

(1) Sub Bidang Logistik mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kajian tingkat kerusakan akibat bencana, perlindungan kelompok rentan, pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengkajian tingkatkerusakan, perlindungan kelompok rentan dan pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik ;
  2. mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data kerusakan akibatbencana, kelompok rentan dan kebutuhan dasar dan logistik ;
  3. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pengkajian tingkat kerusakan akibat bencana ;
  4. menyiapkan bahan, melaksanakan inventarisasi, identifikasi dan pengkajian tingkat kerusakan akibat bencana ;
  5. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis inventarisasi dan identifikasi kelompok rentan akibat bencana ;
  6. menyiapkan bahan, melaksanakan inventarisasi dan identifikasi kelompok rentan akibat bencana ;
  7. menyiapkan bahan dan melaksanakan perlindungan terhadap kelompok rentan akibat bencana ;
  8. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis inventarisasi dan identifikasi kebutuhandasar dan logistik ;
  9. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi ;
  10. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyediaan pangan ;
  11. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyediaan sandang ;
  12. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pelayanan kesehatan ;
  13. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama pelayanan psikososial ;
  14. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyediaan penampungan dan tempat hunian ;
  15. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi kegiatan dan menyusun laporan kinerja pengkajian tingkat kerusakan akibat bencana, perlindungan kelompok rentan dan pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik ; dan
  16. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Paragraf 5

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Pasal 15

(1) Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan akibat bencana.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan perbaikan lingkungan ;
  2. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan perbaikansarana dan prasarana umum ;
  3. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan sosial psikologis,;
  4. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihansosial ekonomis ;
  5. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan sosial budaya ;
  6. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan pelayanan kesehatan
  7. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan fungsi pemerintahan ;
  8. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan pelayanan publik ;
  9. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pemulihan keamanan dan ketertiban ;
  10. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pembangunan kembali prasarana dan sarana sosial masyarakat dan keagamaan ;
  11. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat ;
  12. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pengembangan partisipasi lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat ;
  13. menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan peningkatan fungsi pelayanan publik dan kondisi sosial, ekonomi dan budaya ; dan
  14. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pelaksanana sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

(3) Unsur-unsur organisasi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terdiri dari :

  1. Sub Bidang Rehabilitasi ; dan
  2. Sub Bidang Rekonstruksi.

Pasal 16

(1) Sub Bidang Rehabilitasi mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi rehabilitasi kerusakan akibat bencana, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana umum dan keagamaan, pemulihan sosial psikologis, sosial ekonomis dan sosial budaya, fungsi pemerintahan dan fungsi pelayanan masyarakat, kemananan dan ketertiban.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penyiapan bahan kordinasi rehabilitasi lingkungan, fasilitasi dan kerjasama rehabilitasi dampak bencana ;
  2. mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data kerusakan akibat bencana ;
  3. menyiapkan bahan koordinasi rehabilitasi lingkungan daerah bencana ;
  4. menyiapkan bahan, melaksanakan inventarisasi dan identifikasi tingkat kerusakan lingkungan ;
  5. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama perbaikan kerusakan lingkungan :
  6. menyiapkan bahan, melaksanakan inventarisasi dan identifikasi kerusakan prasarana dan sarana umum dan keagamaan ;
  7. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasamaperbaikan prasarana dan sarana umum dan keagamaan ;
  8. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi dan identifikasi dampak negatif sosial psikologis masyarakat akibat bencana ;
  9. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pemulihan kondisi sosial psikologis masyarakat ;
  10. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pelayanan kesehatan korban bencana ;
  11. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama kegiatan rekonsiliasi dan resolusi konflik ;
  12. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pemulihan sosial, ekonomi danbudaya ;
  13. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pemulihan keamanan dan ketertiban ;
  14. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pemulihan fungsi pemerintahan ;
  15. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pemulihan fungsi pelayanan publik ;
  16. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan kinerjapenyiapan bahan koordinasi rehabilitasi kerusakan akibat bencana, fasilitasi dan kerjasama rehabilitasi dampak bencana ; dan
  17. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 17

(1) Sub Bidang Rekonstruksi mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya dan sarana prasarana, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat, pengembangan partisipasi lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat, peningkatan fungsi pelayanan publik dan kondisi sosial, ekonomi dan budaya.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  1. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penyiapan bahan koordinasi rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya, sarana dan prasarana, serta kerjasama pembangunan kembali dampak kerusakan akibat bencana ;
  2. mengumpulkan, mengolahdan menganalisa data kerusakan lingkungan, sarana dan prasarana serta aspek-aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat ;
  3. menyiapkan bahan koordinasi rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya, sarana dan prasarana ;
  4. menyiapkan bahan dan merumuskan petunjuk teknis fasilitasi dan kerjasama pembangunan kembali dampak kerusakan bencana baik fisik maupun non fisik ;
  5. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pembangunan kembali prasarana dan sarana ;
  6. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pembangunan kembali sarana sosial masyarakat ;
  7. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat ;
  8. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama penerapan rancang bangun yang tepat ;
  9. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama penggunaan teknologi yang lebih baik dan tahan bencana ;
  10. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama pengembangan partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat ;
  11. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakankerjasama peningkatan kondisi sosial, ekonomi dan budaya ;
  12. menyiapkan bahan, memfasilitasi dan melaksanakan kerjasama peningkatan fungsi pelayanan publik ;
  13. menyiapkan bahan, melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan kinerja penyiapan bahan koordinasi rekonstruksi sosial, ekonomi, budaya, sarana dan prasarana, fasilitasi dan kerjasama pembangunan kembali dampak kerusakan akibat bencana ; dan
  14. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.